Penurunan berat badan pada dm

Diabetes Mellitus DM adalah penyakit metabolik yang kebanyakan herediter, demam tanda-tanda hiperglikemia dan glukosuria, disertai dengan atau tidak adanya gejala klinik akut ataupun kronik, sebagai akibat dari kuranganya insulin efektif di dalam tubuh, gangguan primer terletak pada metabolisme karbohidrat yang biasanya disertai juga gangguan metabolisme lemak dan protein.

Sumber protein yang baik adalah ikan, seafood, daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, produk susu rendah lemak, kacang-kacangan dan tahu-tempe. Simadibrata K, Marcellus. Gejala klinis berupa polineuropati dan retinopati berkaitan dengan akumulasi fruktosa dan sorbitol.

Sedangkan BB pasien berkurang karena lemak dalam jaringan adiposa digunakan untuk menggantikan glukosa sebagai sumber energi yang tidak dapat masuk ke reseptor akibat resistensi insulin. Farmakologi dan Terapi Edisi 5. Persiapan menjadi orang tua 2. Perubahan sistem penurunan berat badan pada dm dan peraturan untuk tumbuh kembang keluarga.

Ginjal tidak mampu menyaring protein dengan baik, sehingga protein ikut terlarut dalam urin. Overview dari bukti penelitian tentang hal ini telah dipublikasikan pada tahundimana diteliti orang berusia antara tahun secara cross sectional, menemukan bahwa DM merupakan penyakit sistemik yang berhubungan dengan kegoyahan gigi dengan OR: Sejak 2 tahun yang lalu penderita merasakan sering buang air kecil, banyak makan tetapi badan semakin kurus, dan pernah berobat ke dokter, kemudian didiagnosis DI.

Target dalam terapi gizi medis untuk DM adalah menjaga agar kadar glukosa darah mendekati normal, dengan menyeimbangkan makanan yang masuk dengan ketersediaan insulin endogen atau eksogendan agen antidiabetik, serta mengatur BB agar ideal, mengurangi risiko komplikasi metabolik, mikrovaskuler, dan aterosklerosis.

Proses terjadinya neuropatik diabetik ND berawal dari hiperglikemia persisten, yang menyebabkan aktivitas jalur poliol meningkat, yaitu terjadi aktivasi enzim aldose-reduktase, yang mengubah glukosa menjadi sorbitol, yang kemudian dimetabolisasi oleh sorbitol dehidrogenase menjadi fruktosa.

Tindakan preventif perawatan kaki, perawatan matahygiene umum c. Diabetes melitus tipe I juga disebut juvenile onset, karena kebanyakan terjadi sebelum umur 20 tahun.

OBAT TRADISIONAL KENCIING MANIS( DM)

New York: Adaptasi dengan perubahan kehilangan pasangan, teman, kekuatan fisik dan pendapatan. Ada beberapa cara untuk menentukan jumlah kalori yang dibutuhkan orang dengan diabetes.

Price dan Wilson menambahkan bahwa DM merupakan gangguan metabolisme yang dimanifestasikan dengan hilangnya toleransi karbohidrat yang terjadi secara genetis maupun didapat.

Informasi yang harus diajarkan pada pasien antara lain: Bila dengan langkah-langkah tersebut sasarna pengendalian DM belum tercapai, maka dilanjutkan dengan penggunaan obat berupa obat anti diabetik OAD atau pemberian insulin Sudoyo et.

Bila kadar glukosa normal atau rendah, produksi insulin akan menurun. Diabetes militus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemi. Fruktosa dan sorbitol meningkat pada jaringan tubuh yang tidak sensitif terhadap insulin, seperti lensa mata, saraf tepi, dan glomerulus ginjal seiring peningkatan kadar glukosa darah Murray et.

Namun, umumnya istilah diabetes cenderung merujuk pada Diabetes Mellitus. Bagian Endokrinologi dengan keluhan poliuria, kedua kaki terasa kesemutan polineuropatidan mata kabur.

Gejala Diabetes Melitus

Batuk, dan ada purulen, jika terjadi infeksi Frekuensi pernafasan meningkat, merasa kekurangan oksigen 9. Pada keadaan tertentu Misalnya pada wanita dalam masa kehamilan atau karena efek dari obat— obatan tertentu Long, Murray, Robert K.

Bagi instansi pendidik Agar dapat memberikan manfaat bagi lembaga pendidikan, serta dapat merencanakan kegiatan pendidikan dalam konteks asuhan keperawatan secara menyeluruh, khususnya pada pasien DiabetesMellitus, sehingga lulusan akademi kebidanan di harapkan mampu memberikan pelayanan yang optimal.

Untuk mencegah meningginya glukosa dengan tiba-tiba, insulin hormone yang diproduksi sel beta prankeas berfungsi menyimpan glukosa dinamakan glikogen dalam hati dan sel-sel otot.

Perubahan karena usia lanjut berhubungan dengan resistensi insulin dapat mendukung terjadinya DM karena toleransi glukosa secara berangsurangsur akan menurun bersamaan dengan berjalannya usia seseorang mengakibatkan kadar glukosa darah yang lebih tinggi dan lebih lamanya keadaan hiperglikemi pada usia lanjut.

Polineuropati dan retinopati terjadi akibat akumulasi fruktosa dan sorbitol sebagai salah satu efek dari hiperglikemia persisten. Kekurangan volume cairan berhubungan dengan diuretic osmotic, kehilangan cairan gastric berlebihanpembatasan cairan Tujuan: Tujuan Mengetahui asuhan keperawatan pada klien lansia dengan diabetes mellitus.

Berikut ini adalah permasalahan dalam skenario 1: Hal ini diperkuat dengan hasil laboratorium yang abnormal. Tahap-Tahap Perkembangan Keluarga Perkembangan keluarga merupakan proses perubahan yang terjadi pada sistem keluarga meliputi; perubahan pola interaksi dan hubungan antar anggota keluarga disepanjang waktu.

Keberadaan penyakit lain, sering menderita stress 3. Aktivitas fisik yang kurang 5.polidipsi, penurunan berat badan, ataupun gejala kronik seperti gangguan primer pada metabolisme karbohidrat dan sekunder pada metabolisme lemak dan protein (Tjokroprawiro, ).

Terkadang berat badan penderita diabetes naik. Penyebabnya, kadar gula tinggi dalam tubuh. Maka perlu waspada apabila keinginan minum kita terlalu berlebihan dan juga merasa ingin makan terus. Berat badan yang pada awalnya terus melejit naik lalu tiba-tiba turun drastis tanpa diet.

Gejala lain, adalah gangguan saraf tepi berupa kesemutan terutama di malam hari, gangguan penglihatan, gatal di. Penurunan berat badan Haus dan lapar terus, penggunaan diuretic (Tiazid), kekakuan / distensi abdomen Kulit kering bersisik, turgor kulit jelek, bau halitosis / manis, bau buah (nafas aseton).

Mengetahui mekanisme timbulnya poliuria, polineuropati, retinopati, serta penurunan berat badan pada penderita DM. Mengetahui hubungan antara penyakit yang diderita ibu Author: Agatha Dinar. Terkadang berat badan penderita diabetes naik.

Penyebabnya, kadar gula tinggi dalam tubuh. Maka perlu waspada apabila keinginan minum kita terlalu berlebihan dan juga merasa ingin makan terus. Berat badan yang pada awalnya terus melejit naik lalu tiba-tiba turun drastis tanpa diet.

Gejala lain, adalah gangguan saraf tepi berupa kesemutan terutama di malam hari, gangguan penglihatan, gatal di. Perlu penurunan asupan protein menjadi 0,8 g/kg berat badan perhari atau 10% dari kebutuhan energi dengan timbulnya nefropati pada orang dewasa dan 65% hendaknya bernilai biologic tinggi.

Sumber protein yang baik adalah ikan, seafood, daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, produk susu rendah lemak, kacang-kacangan dan tahu-tempe.

Penurunan berat badan pada dm
Rated 5/5 based on 58 review